SELAYANG PANDANG INTEGRATED FARMING DI DESA JAGAN KECAMATAN BENDOSARI KABUPATEN SUKOHARJO JATENG

18 Maret 2023 10:47:16 WIB

Pada tanggal 18 Maret 2023 kunjungan lapangan oleh Lurah Genjahan bersama dengan Gapoktan, Poktan, KWT Kalurahan Genjahan Kabupaten Gunungkidul.

Kunjungan lapang ke Integrated Farming Zero Waste. Bapak Heri Sunarto, selaku pengelola pertanian terpadu (integrated farming) di Desa Jagan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo tersebut sudah berhasil dalam menerapkan “integrated farming” menuju zero waste.

Salah satu yang dikembangkan adalah memaksimalkan lahan kritis tadah hujan menjadi lahan produktif, lahan pertanian terpadu. Program “integrated farming” ini menggabungkan semua komponen pertanian dalam satu pertanian terpadu. Mengubah air yang mahal menjadi berdayaguna. Dalam satu hamparan terintegrasi mampu meningkatkan lahan tadah hujan menjadi lahan yang subur. Dari satu kali tanam padi dalam setahun menjadi empat kali dalam setahun. Dilahan tersebut, pertanian terintegrasi dengan peternakan dan perikanan. Sumber air untuk pengairan sendiri menggunakan sumur bor air dalam. Diawali dengan membangun waduk lokal sebagai kolam penampungan agar coverage airnya lebih luas. Di dalam bak besar kolam penampungan berdiameter tiga meter yang berjumlah enam tersebut dibudidayakan lele, nila dan patin.

Tidak hanya untuk perikanan namun juga ada peternakan ayam, lahan minapadi dan lahan sawah tadah hujan. Jadi di kolam penampungan ini nanti bisa memfilter kotoran dan sisa pakan. Masuklah air tersebut ke minapadi, setelah itu baru ke lahan padi tadah hujannya. Dengan pompa air nanti untuk pengaturan air dari minapadi ke sawah. Pemanfaatkan limbah ikan dan ternak ayam dipakai untuk pupuk dan supaya efisien juga memanfaatkan limbah rumah tangga dan sisa sembelihan ayam untuk bahan pakan ikan. Limbah yang mengandung mikrobio merupakan unsur pupuk urea sehingga penggunaan pupuk kimia bisa ditekan.

Pada lahan Integrated Farming ini ada beberapa faktor pendukung keberhasilan seperti penggunaan benih varietas padi sangat genjah 70 sampai 90 hari, pengelolaan sistem pertanian secara terpadu serta manajemen tanam dan panen yang efisien. Semua bahan sisa dimanfaatkan untuk menjadi input lain karena ada usaha peternakan, perikanan, mina padi dan padi tadah hujan yang saling berkelanjutan proses produksinya.

Dengan adanga kunjungan lapang diharapkan kegiatan Integrated Farming ini dapat diterapkan di Kalurahan Genjahan sebagai salah satu usaha untuk meningkatakan produktivitas padi dan peningkatkan pendapatan petani.

Komentar atas SELAYANG PANDANG INTEGRATED FARMING DI DESA JAGAN KECAMATAN BENDOSARI KABUPATEN SUKOHARJO JATENG

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Mutsanna hidayati
    Alhamdulillah terimakasih Pak Aman, semoga dengan...baca selengkapnya
    04 November 2019 07:43:48 WIB
  • Tri Wastuti
    ALHAMDULILLAH....Semoga dg adanya kegiatan tersebu...baca selengkapnya
    28 Oktober 2019 11:26:11 WIB
  • Tri Wastuti
    alhamdulillah...Adik-adik santri sudah mulai menco...baca selengkapnya
    28 Oktober 2019 11:10:58 WIB
  • R Sutrisno
    Selamat bagi calon Dukuh Susukan 111 dan 1V sebaga...baca selengkapnya
    19 September 2018 09:22:10 WIB
  • fahrudin
    alhmd panen padi mapan 05 sukses,,,,semoga desa ge...baca selengkapnya
    15 Mei 2018 23:56:28 WIB
  • Sukarno
    setelah dilantik diberi modal yang cukup biar berk...baca selengkapnya
    27 November 2017 12:18:14 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial