SAMBAT SEBUTE PETANI ING MANGSA RENDENG
17 Maret 2022 10:24:37 WIB
Petani merupakan profesi yang ada di sektor pertanian. Seorang petani bekerja mengelola tanah dengan menanam tanaman padi, buah-buahan, sayur-mayur, bunga, ataupun komoditi lainnya. Hasil panennya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para petani, bisa juga dijual pada orang lain.
saat musim hujan tiba dan saatnya tiba para petani menanam benih padi, cukup rentan terhadap berbagai rintangan atau tantangan, seperti muncul dan berkembangnya OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), dikarenakan curah hujan yang tinggi bisa berdampak negatif pada ledakan populasi OPT. Selain itu, potensi lahan rusak akibat intensitas hujan yang terlalu tinggi juga perlu diwaspadai, terutama di kawasan-kawasan langganan tergenang air.
Disamping itu, pertumbuhan gulma di musim hujan sangatlah cepat, hal ini disadari atau tidak disadari sangat mengganggu kelangsungan pertumbuhan padi secara normal. Demikian juga intensitas sinar matahari bakal tidak lagi normal seperti musim kemarau, karena di musim hujan sangat identik dengan awan mendung, secara otomatis sinar matahari akan tertutup atau terhalang.
menanam padi, merawat tanamannya dengan memberi pupuk, memanen padi. Kemudian mengolah gabah menjadi beras adalah kegiatan produksi.
Pada saat ini banyak petani yang mengeluh proses pengeringan gabah terhalang hujan setiap hari, sehingga gabah mereka banyak yang tumbuh akar seperti kecambah dan warna berasnya menjadi hitam. Informasi yang saya dapat dari SUYATNO salah satu petani yang sudah 1 Minggu panen belum bisa menjemur gabahnya. Dia mengatakan bahwa panen musim ini berkurang akibat sering terlambatnya kesediaan pupuk, serangan hama, dan saat panen harga beras menurun akibat kurang maksimalnya proses penjemuran sehingga berasnya berwarna hitam.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Pembekalan Pengurangan Resiko bencana Bagi Linmas Dan Jagawarga
- Transparansi Laporan Pertanggungjawaban Realisasi APBKal Tahun 2025
- Pembinaan RT RW Kalurahan Genjahan
- PERKAL NO 5 TAHUN 2025 TENTANG APBKAL TAHUN 2026
- Transparansi APBKAL Tahun 2026
- PENYULUHAN TENTANG KENAKALAN REMAJA DARI LBH AL - KAUTSAR
- KALURAHAN GENJAHAN MENGIKUTI KIRAB PAMONG DI KARATON YOGYAKRTA
Komentar Terkini
-
Mutsanna hidayati
Alhamdulillah terimakasih Pak Aman, semoga dengan...baca selengkapnya
04 November 2019 07:43:48 WIB -
Tri Wastuti
ALHAMDULILLAH....Semoga dg adanya kegiatan tersebu...baca selengkapnya
28 Oktober 2019 11:26:11 WIB -
Tri Wastuti
alhamdulillah...Adik-adik santri sudah mulai menco...baca selengkapnya
28 Oktober 2019 11:10:58 WIB -
R Sutrisno
Selamat bagi calon Dukuh Susukan 111 dan 1V sebaga...baca selengkapnya
19 September 2018 09:22:10 WIB -
fahrudin
alhmd panen padi mapan 05 sukses,,,,semoga desa ge...baca selengkapnya
15 Mei 2018 23:56:28 WIB -
Sukarno
setelah dilantik diberi modal yang cukup biar berk...baca selengkapnya
27 November 2017 12:18:14 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










